Sepertinya kita harus mengucapkan banyak terimakasih kepada Adobe Flash karena selama ini dunia website dibantu dalam hal animasi. Namun sekarang waktunya mengucapkan selamat tinggal kepada teknologi Adobe Flash. Mengapa demikian? Karena kerjasama antara JavaScript, HTML5 dan CSS3 kini lebih diunggulkan. Apa yang lebih unggul dari tiga kesatuan tersebut sehingga Flash layak ditinggalkan? Mari kita bahas lebih lanjut.
Flash memang unggul dalam hal pembuatan animasi. API yang mudah dipelajari, GUI yang memudahkan Developer untuk menggambar animasi dan penggunaan gambar-gambar vektor agar size animasi dapat lebih kecil. Namun, untuk dapat menjalankan content flash di website, user harus menginstall plugin flash player terlebih dahulu. Ini sangat tidak fleksibel. Untuk menginstallnya saja kita perlu mengunduh installer, user butuh waktu.
Jika dibandingkan dengan Javascript, tentu javascript jauh lebih fleksibel. Untuk menajalankan javascript, user tak perlu menginstall plugin apapun. Karena memang compiler javascript telah tersedia dalam setiap website.
Lalu bagaimana dari segi animasinya? Tentu javascript kini sudah berkembang, sudah banyak library-library javascript yang menyediakan pembuatan animasi menggunakan javascript. Salah satu contoh yang paling terkenal adalah JQuery. Dengan bantuan library tersebut, animasi-animasi ringan dapat dibuat tanpa menggunakan ActionScript dari Flash. Bahkan game sederhana pun dapat kita buat menggunakan library GameQuery. Anda dapat melihat contohnya disini http://gamequery.onaluf.org/
Lalu bagaimana dari segi animasinya? Tentu javascript kini sudah berkembang, sudah banyak library-library javascript yang menyediakan pembuatan animasi menggunakan javascript. Salah satu contoh yang paling terkenal adalah JQuery. Dengan bantuan library tersebut, animasi-animasi ringan dapat dibuat tanpa menggunakan ActionScript dari Flash. Bahkan game sederhana pun dapat kita buat menggunakan library GameQuery. Anda dapat melihat contohnya disini http://gamequery.onaluf.org/
Bahkan dengan adanya HTML 5, memutar video atau suara, tak perlu lagi menggunakan flash player, Youtube pun telah merevisi websitenya dengan HTML 5, jika anda belum tau, maka cobalah Youtube versi HTML 5 sekarang juga, ini linknya http://www.youtube.com/html5.
CSS3 juga sangat mendukung untuk pembuatan animasi. Tak hanya animasi 2Dimensi, animasi 3Dimensi pun dapat dibuat menggunakan API webkit CSS3. Namun Library ini baru ada di browser Safari saja. Jika anda tertarik belajar library webkit, anda bisa mempelajarinya disini http://www.webkit.org/.
Namun permasalahan yang ada adalah, ketersediaan browser terhadap library-library baru. Saat ini Safari dan Google Chrome memang yang terbaik dengan engine webkitnya. Namun, Firefox dan Opera juga tengah mempersiapkan diri dengan terus melakukan upgrade versionnyna. Hanya Internet Explorer saja yang sedikit tertinggal. Meskipun IE9 telah release, namun masih ada beberapa tag HTML5 dan CSS3 yang belum dapat dieksekusi di browser tersebut.
Sampai sini, apakah anda masih tertarik menggunakan flash? Jika iya, cobalah kunjungi halaman berikut http://www.chromeexperiments.com/globe. Setelah melihat halaman tersebut, maka anda akan berkata, Ayo uograde browser anda dan segera tinggalkan flash!!!
Sampai sini, apakah anda masih tertarik menggunakan flash? Jika iya, cobalah kunjungi halaman berikut http://www.chromeexperiments.com/globe. Setelah melihat halaman tersebut, maka anda akan berkata, Ayo uograde browser anda dan segera tinggalkan flash!!!






0 komentar:
Posting Komentar