RSS

Pages

Post Icon

Menjadi Manajer : Mungkinkah?

Indonesia merupakan Negara yang memiliki penduduk cukup besar bahkan dunia menetapkan sebagai Negara terpadat No. 3 dunia. Semakin banyak penduduk maka saingan amgkatan kerja pun semakin banyak. Peluang untuk bertahan hidup pun semakin tinggi bila kita tidak memiliki kemampuan atau softskill lain halnya bila kita mempunyai kemapuan dasar yang bagus sehingga akan menjadikan nilai tambah dalam peluang mencari pekerjaan.

Kehidupan sehari-hari pun ikut berperan dalam pembentukan softskill dalam diri. Pengelolaan waktu dalam kegiatan sehari-hari membuat kita menjadi terlatih untuk mengatur kegiatan sehari-hari. Bila dalam diri kita sudah dapat mengelola waktu dengan baik maka tidaklah heran suatu saat kita dapat menjadi seorang manajer handal dalam pekerjaan kita.

Selain dengan pelatihan dalam kehidupan sehari-hari, pendekatan kepada Sang Pencipta juga berpengaruh. Tanpa adanya pendekatan tersebut semangat serta spirit pun tidak akan bertahan lama. Hasilpun juga dipengaruhi seberapa dekat kita dengan Sang Pencipta. Semakin kita berusaha dan dekat dengan Sang Pencipta, semua impian pun dapat berjalan dengan mudah.

Tanggal: 5 Oktober 2011

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Post Icon

KEKERASAN DI KALANGAN SISWA SMA DI JAKARTA

Dalam era globalisasi saat ini, khususnya dibidang pendidikan banyak para pelajar yang melakukan tindak kekerasan. Seperti melakukan tauran, pemalakan, senioritas, dan sebagainya. Oleh karena itu, pihak yang berwajib seharusnya bisa tegas dalam mengantisipasi masalah tersebut. Belum lama ini terjadi kasus yang sangat heboh, yaitu kekerasan yang terjadi antara pelajar SMA 6 dan wartawan. Kasus itu berawal dari korban yang datang ke SMA 6 untuk meliput tindak lanjut kasus perampasan kaset dan pemukulan kameramen Trans7 yang dilakukan oleh pelajar SMA 6. Kemudian terjadi cek-cok mulut dan berujung pengeroyokan. Korban dikeroyok sekitar 30 orang dengan cara bersama-sama memukul ke arah badan, kepala dan tangan dengan menggunakan tangan kosong. Korban mengalami luka bengkak di bagian jari kelingking kanan, lecet di tangan kanan, luka lecet di tangan kanan, luka di lutut kiri dan bengkak serta benjol di kepala.

Pengeroyokan terjadi lagi di dekat pintu masuk terminal Blok M, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, sekira pukul 14.30 WIB terhadap Banar Fil Ardhi (Fotografer Kompas.com) yang diduga dilakukan pelajar SMA 6 berjumlah sekira 20 orang. Aksi pengeroyokan juga terjadi di seberang kantor Kejaksaan Agung Jalan Hasanuddin, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Kali ini Doni Fabrianus (wartawan TransTV) yang diduga dikeroyok sekira 30 orang pelajar SMA 6.


Oleh karena itu, seharusnya para orangtua mengawasi anak-anaknya khususnya yang masih duduk di bangku sekolah. Dengan cara memberikan kebijaksanaan atau ketegasan dalam bergaul di lingkungan masyarakat. Disamping itu, pihak sekolah juga memperketat pengawasan anak muridnya yang berada di dalam atau luar lingkungan sekolah. Dengan cara memberikan nasihat kepada anak muridnya untuk tidak melakukan tindak kriminal. Baik di lingkungan sekolah maupun diluar sekolah. Apabila anak muridnya telah melanggar peraturan tersebut, maka pihak sekolah wajib memberikan sanksi yang tegas kepada anak muridnya.

Tanggal: 5 Oktober 2011




  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Post Icon

Kemajuan Teknologi di Indonesia Hanya Dari Segi Konsumsi, Bukan Produksi

Tentu anda sudah tidak asing lagi dengan gadget-gadget seperti blackberry, iphone, ipad, galaxy tab, notebook, dll. Kini gadget-gadget tersebut bukan lagi sebagai kebutuhan tambahan, tetapi sudah menjadi kebutuhan pokok masyarakat kelas menengah keatas. Bahkan handphone pun kini menjadi kebutuhan pokok seluruh kalangan masyarakat. Apalagi masyarakat ibukota. Pada saat ini, pasti anda akan kesulitan mencari warga jakarta yang belum memiliki handphone. Itulah salah satu dampak perkembangan teknologi di Indonesia.


Pada tahun 2010 kemarin, jumlah pengguna blackberry di Indonesia mencapai 2.63 juta dan tahun ini diperkirakan mencapai 4juta pengguna. Itu merupakan suatu peningkatan penjualan yang fantastis. Sayangnya hampir semua gadget yang dipakai masyarakat kita adalah gadget produksi luar negri. Tak ada gadget produksi Indonesia yang 'booming' di pasaran. Hal ini menunjukkan bahwa kemajuan teknologi di Indonesia hanya sebatas konsumsinya saja, bukan dari segi produksi.


Setiap tahunnya, Ujian Nasional rata meluluskan sekitar 1juta siswa SMA. Jika dihitung sejak tahun 1900, maka kurang lebih ada 20juta pelajar Indonesia yang telah menamati pendidikan hingga SMA. Akan tetapi dari 20juta tersebut tidak ada satupun yang dapat memajukan teknologi di Indonesia. Dari dulu hingga sekarang Indonesia hanya mampu mengekspor di bidang migas atau hasil alam saja. Tidak ada dari bidang teknologinya.


Seandainya para sarjana-sarjana teknik di Indonesia lebih bisa produktif untuk menghasilkan produk yang layak pakai, maka bukan tidak mungkin penjualan produk lokal akan melebihi produk luar semacam blackberry atau Iphone. Karena dilihat dari daya beli masyarakat Indonesia yang tinggi dan harga produk lokal yang pasti akan lebih murah dibanding produk luar. Sayangnya hal seperti itu belum dapat diwujudkan. Karena ternyata masyarakat Indonesia lebih senang menikmati suatu teknologi daripada pusing-pusing memikirkan bagaimana teknologi itu bekerja.

Tanggal: 4 oktober 2011


sumber :

http://www.teknojurnal.com/2011/09/20/pertumbuhan-pelanggan-blackberry-di-indonesia-pada-tahun-2011/

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Post Icon

PEREKONOMIAN

A. PENGERTIAN PERMINTAAN DAN MACAM-MACAM PERMINTAAN

PENGERTIAN PERMINTAAN

Permintaan mencerminkan perilaku konsumen dalam membeli barang/jasa. Interaksi antara konsumen dan produsen akan menciptakan kesepakatan harga diantara keduanya yang disebut dengan keseimbangan harga. Permintan adalah banyaknya jumlah barang yang diminta pada suatu pasar dengan tingkat harga tertentu pada tingkat pendapatan tertentu dan dalam periode tertentu pula..


MACAM-MACAM PERMINTAAN
Permintaan dapat dibagi menjadi lima macam yaitu:

  1. Permintaan Absolut: Permintaaan yang tidak disertai daya beli.
  2. Permintaan Potensial: Permintaan potensial adalah permintaan yang sudah didukung oleh daya beli, namun belum terdapat keinginan untuk membeli.
  3. Permintaan efektif: Permintaan efektif adalah permintaan terhadap barang dan jasa yang disertai kemampuan membeli
  4. Permintaan Individu:: Permintaan individu adalah permintaan yang hanya dilakukan oleh salah seorang konsumen saja.
  5. Permintaan Pasar: Permintaan pasar adalah permintaan yang dilakukan oleh konsumen secara keseluruhan dalam pasar.


B. PENGERTIAN PENAWARAN dan MACAM-MACAM PENAWARAN

PENGERTIAN PENAWARAN

Penawaran adalah banyaknya barang yang ditawarkan oleh penjual pada suatu pasar tertentu pada periode tertentu dan pada tingkat harga tertentu pula.

MACAM-MACAM PENAWARAN

Penawaran dapat dibagi lima macam yatu:

  1. Penawaran Sub Marginal : Penawaran sub marginal adalah penawaran yang dilakukan oleh penjual yang mampu menjual dibawah harga pasar.
  2. Penawaran marginal: Penawaran marginal adalah penawaran yang dilakukan oleh penjual yang mampu menjual sama dengan harga pasar.
  3. Penawaran Super Marginal: Penawaran super marginal adalah penawaran yang dilakukan oleh penjual yang menjual produknya diatas harga pasar
  4. Penawaran Individu: Penawaran individu adalah penawaran yang dilakukan oleh satu individu
  5. Penawaran Pasar: Penawaran pasar adalah penawaran yang dilakukan oleh banyak penjual dipasar.


C. HUKUM PERMINTAAN dan PENAWARAN

Hukum permintaan berbunyi : jumlah produk yang diminta berbanding terbalik dengan harga, artinya : jika harga barang naik maka jumlah permintaannya akan turun dan sebaliknya.

Dalam hukum permintaan jumlah barang yang diminta akan berbanding terbalik dengan tingkat harga barang. Kenaikan harga barang akan menyebabkan berkurangnya jumlah barang yang diminta, hal ini dikarenakan:

  • naiknya harga menyebabkan turunnya daya beli konsumen dan akan berakibat berkurangnya jumlah permintaan
  • naiknya harga barang akan menyebabkan konsumen mencari barang pengganti yang harganya lebih murah.

Hukum penawaran berbunyi: bila tingkat harga mengalami kenaikan maka jumlah barang yang ditawarkan akan naik, dan bila tingkat harga turun maka jumlah barang yang ditawarkan turun. Dalam hukum penawaran jumlah barang yang ditawarkan akan berbanding lurus dengan tingkat harga, di hukum penawaran hanya menunjukkan hubungan searah antara jumlah barang yang ditawarkan dengan tingkat harga.
Misalkan kita adalah produsen pabrik dari baju yang dijual di pasar. Hukum penawaran mengisyaratkan bahwa saat harga dari baju tersebut naik di pasaran, maka kita memproduksi lebih banyak baju agar mendapatkan keuntungan. Dengan kata lain misal baju kita adalah baju lebaran, saat harga baju meningkat maka akan semakin banyak toko yang menawarkan baju tersebut karena berharap bisa mendapatkan untung yang lumayan.

D.FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERMINTAAN

1.Harga Barang itu Sendiri
Harga barang akan memengaruhi jumlah barang yang diminta. Jika harga naik jumlah permintaan barang tersebut akan meningkat,

sedangkan jika harga turun maka jumlah permintaan barang akan menurun.

2.Harga Barang Subtitusi (Pengganti)
Harga barang dan jasa pengganti (substitusi) ikut memengaruhi jumlah barang dan jasa yang diminta. Apabila harga dari barang substitusi lebih murah maka orang akan beralih pada barang substitusi tersebut. Akan tetapi jika harga barang substitusi naik maka orang akan tetap menggunakan barang yang semula. Contohnya kaos adalah pengganti kemeja. Jika di pasar harga kaos lebih murah dibandingkan kemeja, maka permintaan akan kaos lebih banyak bila dibandingkan permintaan terhadap kemeja.

3. Harga Barang Komplementer (Pelengkap)
Barang pelengkap juga dapat memengaruhi permintaan barang/jasa. Misalnya sepeda motor, barang komplementernya bensin. Apabila harga bensin naik, maka kecenderungan orang untuk membeli sepeda motor akan turun, begitu juga sebaliknya.

4. Pendapatan
Besar kecilnya pendapatan yang diperoleh seseorang turut menentukan besarnya permintaan akan barang dan jasa. Apabila pendapatan yang diperoleh tinggi maka permintaan akan barang dan jasa juga semakin tinggi. Sebaliknya jika pendapatannya turun, maka kemampuan untuk membeli barang juga akan turun. Akibatnya jumlah barang akan semakin turun. Misalnya pendapatan Ibu Tia dari hasil dagang minggu pertama Rp200.000,00 hanya dapat untuk membeli kopi 20 kg. Tetapi ketika hasil dagang minggu kedua Rp400.000,00, Ibu Tia dapat membeli kopi sebanyak 40 kg.

5. Selera Konsumen
Selera konsumen terhadap barang dan jasa dapat memengaruhi jumlah barang yang diminta. Jika selera konsumen terhadap barang tertentu meningkat maka permintaan terhadap barang tersebut akan meningkat pula. Misalnya, sekarang ini banyak orang yang mencari hand phone yang dilengkapi fasilitas musik dan game, karena selera konsumen akan barang tersebut tinggi maka permintaan akan hand phone yang dilengkapi musik dan game akan meningkat.

6.Intensitas Kebutuhan Konsumen
Intensitas kebutuhan konsumen berpengaruh terhadap jumlah barang yang diminta. Kebutuhan terhadap suatu barang atau jasa yang tidak mendesak, akan menyebabkan permintaan masyarakat terhadap barang atau jasa tersebut rendah. Sebaliknya jika kebutuhan terhadap barang atau jasa sangat mendesak maka permintaan masyarakat terhadap barang atau jasa tersebut menjadi meningkat, misalnya dengan meningkatnya curah hujan maka intensitas kebutuhan akan jas hujan semakin meningkat. Konsumen akan bersedia membeli jas hujan hingga Rp25.000,00 walaupun kenyataannya harga jas hujan Rp15.000,00.

7.Perkiraan Harga di Masa Depan
Apabila konsumen memperkirakan bahwa harga akan naik maka konsumen cenderung menambah jumlah barang yang dibeli karena ada kekhawatiran harga akan semakin mahal. Sebaliknya apabila konsumen memperkirakan bahwa harga akan turun, maka konsumen cenderung mengurangi jumlah barang yang dibeli. Misalnya ada dugaan kenaikan harga bahan bakar minyak mengakibatkan banyak konsumen antri di SPBU (Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum) untuk mendapatkan bensin atau solar yang lebih banyak.

8. Jumlah Penduduk
Pertambahan penduduk akan memengaruhi jumlah barang yang diminta. Jika jumlah penduduk dalam suatu wilayah bertambah banyak, maka barang yang diminta akan meningkat.

E. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENAWARAN

1.Harga Barang itu Sendiri
Apabila harga barang yang ditawarkan mengalami kenaikan, maka jumlah barang yang ditawarkan juga akan meningkat. Sebaliknya jika barang yang ditawarkan turun jumlah barang yang ditawarkan penjual juga akan turun. Misalnya jika harga sabun mandi meningkat dari Rp1.500,00 menjadi Rp2.000,00, maka jumlah sabun mandi yang penjual tawarkan akan meningkat pula.

2. Harga Barang Pengganti
Apabila harga barang pengganti meningkat maka penjual akan meningkatkan jumlah barang yang ditawarkan. Penjual berharap, konsumen akan beralih dari barang pengganti ke barang lain yang ditawarkan, karena harganya lebih rendah. Contohnya harga kopi meningkat menyebabkan harga barang penggantinya yaitu teh lebih rendah, sehingga penjual lebih banyak menjual teh.

3.Biaya Produksi
Biaya produksi berkaitan dengan biaya yang digunakan dalam proses produksi, seperti biaya untuk membeli bahan baku, biaya untuk gaji pegawai, biaya untuk bahan-bahan penolong, dan sebagainya. Apabila biaya-biaya produksi meningkat, maka harga barang-barang diproduksi akan tinggi. Akibatnya produsen akan menawarkan barang produksinya dalam jumlah yang sedikit. Hal ini disebabkan karena produsen tidak mau rugi. Sebaliknya jika biaya produksi turun, maka produsen akan meningkatkan produksinya. Dengan demikian

penawaran juga akan meningkat.

4.Kemajuan Teknologi
Kemajuan teknologi sangat berpengaruh terhadap besar kecilnya barang yang ditawarkan. Adanya teknologi yang lebih modern akan memudahkan produsen dalam menghasilkan barang dan jasa. Selain itu dengan menggunakan mesin-mesin modern akan menurunkan biaya produksi dan akan memudahkan produsen untuk menjual barang dengan jumlah yang banyak. Misalnya untuk menghasilkan 1 kg gula pasir biaya yang harus dikeluarkan oleh perusahaan Manis sebesar Rp4.000,00. Harga jualnya sebesar Rp7.500,00/kg. Namun dengan menggunakan mesin yang lebih modern, perusahaan Manis mampu menekan biaya produksi menjadi Rp3.000,00. Harga jual untuk setiap 1 kilogramnya tetap yaitu Rp7.500,00/kg. Dengan demikian perusahaan Manis dapat memproduksi gula pasir lebih banyak.

5. Pajak
Pajak yang merupakan ketetapan pemerintah terhadap suatu produk sangat berpengaruh terhadap tinggi rendahnya harga. Jika suatu barang tersebut menjadi tinggi, akibatnya permintaan akan berkurang, sehingga penawaran juga akan berkurang.

6.Perkiraan Harga di Masa Depan
Perkiraan harga di masa datang sangat memengaruhi besar kecilnya jumlah penawaran. Jika perusahaan memperkirakan harga barang dan jasa naik, sedangkan penghasilan masyarakat tetap, maka perusahaan akan menurunkan jumlah barang dan jasa yang ditawarkan. Misalnya pada saat krisis ekonomi, harga-harga barang dan jasa naik, sementara penghasilan relatif tetap. Akibatnya perusahaan akan mengurangi jumlah produksi barang dan jasa, karena takut tidak laku.

Sumber :

http://organisasi.org/pengertian-permintaan-dan-penawaran-hukum-faktor-yang-mempengaruhi

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Post Icon

PEREKONOMIAN

A. PENGERTIAN EKONOMI

Ekonomi merupakan salah satu ilmu sosial yang mempelajari aktivitas manusia yang berhubungan dengan produksi, distribusi, pertukaran, dan konsumsi barang dan jasa. Istilah "ekonomi" sendiri berasal dari kata Yunani οἶκος (oikos) yang berarti "keluarga, rumah tangga" dan νόμος (nomos), atau "peraturan, aturan, hukum," dan secara garis besar diartikan sebagai "aturan rumah tangga" atau "manajemen rumah tangga." Sementara yang dimaksud dengan ahli ekonomi atau ekonom adalah orang menggunakan konsep ekonomi dan data dalam bekerja.

B. MASALAH POKOK EKONOMI

· Menurut aliran Klasik

Aliran ekonomi klasik menyebutkan bahwa ada tiga masalah pokok ekonomi yaitu : Produksi, Distribusi dan Konsumsi. Ketiga aspek ini harus dikelola sedemikian rupa agar tercipta hasil yang maksimal demi kemakmuran masyarakat

1. Produksi, menyangkut masalah usaha atau kegiatan mencipta atau menambah kegunaan suatu benda.

2. Konsumsi, menyangkut kegiatan menghabiskan atau mengurangi kegunaan suatu benda.

3. Distribusi, menyangkut kegiatan menyalurkan barang dari produsen kepada konsumen.

· Menurut aliran Modern

Ekonomi modern mengakomodasikan masalah ekonomi dalam 3 masalah pokok, yaitu barang apa yang di produksi dan berapa jumlahnya (What), bagaimana cara memproduksi (How), dan untuk siapa barang tersebut di produksi (For Whom)

1. Apa dan Berapa (What).

Masalah ini menyangkut persoalan jenis dan jumlah barang/jasa yang perlu diproduksi agar sesuai kebutuhan masyarakat: apakah bahan makanan yang dipilih? – apakah pakaian, tempat tinggal atau jasa lain? – serta berapa banyak barang tersebut diproduksi?

2. Bagaimana (How)

Setelah jenis dan jumlah produksi dipilih, persoalan yang harus dipecahkan adalah: bagaimana barang tersebut diproduksi? – siapa yang memproduksi? – sumber daya apa yang digunakan? – teknologi apa yang digunakan?

3. Untuk siapa.

Setelah pemecahan persoalan bagaimana memproduksi lebih lanjut adalah: untuk siapa ( for whom) barang yang akan diproduksi? – siapa yang harus menikmati?

C. SISTEM EKONOMI


Yang dimaksud dengan sistem ekonomi adalah cara suatu bangsa atau Negara dalam menjalankan perekonomiannya. Secara umum sistem ekonomi dapat dibagi dalam empat macam sistem, yaitu:

1. Sistem Ekonomi Tradisional. Yaitu sistem yang bertujuan memenuhi kebutuhan minimal.

2. Sistem Ekonomi Terpusat. Yaitu suatu sistem ekonomi dimana seluruh sumber daya dan pengolahannya direncanakan dan dikendalikan oleh pemerintah.

3. Sistem Ekonomi Liberal. Yaitu sistem ekonomi dimana pengelolaan ekonomi diatur oleh kekuatan pasar (permintaan dan penawaran).

4. Sistem Ekonomi Campuran. Yaitu sistem ekonomi yang berusaha mengurangi kelemahan- kelemahan yang timbul dalam sistem ekonomi terpusat dan sistem ekonomi pasar.

D. Sistem Demokrasi Ekonomi

Sistem ekonomi yang diterapkan di Indonesia adalah sistem ekonomi Pancasila atau sistem demokrasi ekonomi. Demokrasi ekonomi berarti bahwa kegiatan ekonomi dilakukan dari, oleh dan untuk rakyat dibawah pengawasan pemerintah hasil pemilihan rakyat. Menurut Tap MPR No. II/MPR/1993 tentang GBHN, walaupun demokrasi ekonomi di Indonesia memiliki banyak ciri positif namun dalam pelaksanaannya harus mengandung ciri- ciri negative berikut ini:

1. Sistem Free Fight Liberalism, yaitu kebebasan dapat menimbulkan eksploitasi terhadap manusia dan bangsa lain.

2. Sistem Etatisme, yaitu keadaan dimana pemerintah bersifat dominan serta mendesak dan mematikan potensi dan daya kreasi sector- setor ekonomi.

3. Monopoli, yaitu pemusatan ekonomi pada suatu kelompok tertentu yang merugikan masyarakat.

Sumber :

http://id.wikipedia.org/wiki/Ekonomi

http://oziekonomi.wordpress.com/materi/materi-kelas-x/masalah-pokok-ekonomi/

http://smpn2sungailiat.wordpress.com/2009/08/05/sistem-perekonomian-indonesia/

http://qthab2.blogspot.com/2008/09/sistem-perekonomian-indonesia.html

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Post Icon

PENTINGNYA TENTANG HUKUMAN DAN PENGHARGAAN DALAM ORGANISASI

Kata dasar dari hukuman itu adalah Hukum. Hukum itu sendiri adalah peraturan-peraturan yang dibuat oleh badan yang berwenang yang berisi perintah ataupun larangan untuk mengatur tingkah laku manusia guna mencapai keadilan, keseimbangan dan keselarasan dalam hidup. Dengan kata lain untuk mencegah terjadinya kekacauan dan lain sebagainya dalam hidup.

Sebagai contoh, dalam suatu negara pasti terdapat suatu peraturan-peraturan yang mengatur tentang hubungan orang atau warga negara dengan negara. Itu disebut hukum. Contoh lain dalam suatu masyarakat ataupun daerah terdapat suatu tata-cara dalam bertingkah laku dalam masyarakat atau daerah tersebut. Itu juga disebut hukum.

Oleh karena dengan adanya hukum mengatur tingkah laku masyarakat,agar dapat tercipta kehidupan yang aman,tentram dan adil,maka hukum mengatur berbagai kegiatan masyarakat, mulai dari kegiatan bersosialisasi, berpolitik, berusaha, bersaing, berkereasi.sehingga hukum dalam menjalankan tugasnya haruslah memperhatikan ataupun mempertimbangkan aspek-aspek tersebut guna menciptakan hukum yang mempunyai kepastian hukum, adil dan membawa kemanfaatan bagi seluruh masyarakat.
hukum ada yang berwujud, rambu, aparat hukum, perilaku, sampai institusi, kesemua itu merupakan wajah-wajah hukum yang dapat ditemui dari persepektif sosiologi hukum.

Hukuman (bahasa Inggris: punishment) adalah sebuah cara untuk mengarahkan sebuah tingkah laku agar sesuai dengan tingkah laku yang berlaku secara umum. Dalam hal ini, hukuman diberikan ketika sebuah tingkah laku yang tidak diharapkan ditampilkan oleh orang yang bersangkutan atau orang yang bersangkutan tidak memberikan respon atau tidak menampilkan sebuah tingkah laku yang diharapkan.

Secara umum hukuman dalam hukum adalah sanksi fisik maupun psikis untuk kesalahan atau pelanggaran yang dilakukan. Hukuman mengajarkan tentang apa yang tidak boleh dilakukan.

Fungsi Hukuman

Ada tiga fungsi penting dari hukuman yang berperan besar bagi pembentukan tingkah laku yang diharapkan:

  • Membatasi perilaku. Hukuman menghalangi terjadinya pengulangan tingkah laku yang tidak diharapkan.
  • Bersifat mendidik.
  • Memperkuat motivasi untuk menghindarkan diri dari tingkah laku yang tidak diharapkan

Penghargaan ialah sesuatu yang diberikan pada perorangan atau kelompok jika mereka melakukan suatu keulungan di bidang tertentu. Penghargaan biasanya diberikan dalam bentuk medali, piala, gelar, sertifikat, plaket atau pita. Suatu penghargaan kadang-kadang disertai dengan pemberian hadiah berupa uang seperti Hadiah Nobel untuk kontribusi terhadap masyarakat, dan Hadiah Pulitzer untuk penghargaan bidang literatur. Penghargaan bisa juga diberikan oleh masyarakat karena pencapaian seseorang tanpa hadiah apa-apa.

Penghargaan juga memperlihatkan bahwa kita menganggap penting budaya tersebut. Pesan-pesan pentingnya sebuah budaya harus kita sampaikan terus menerus. Pesan dengan menyampaikan di dalam pertemuan atau setiap pagi sebelum memulai kegiatan memang efektif tetapi lebih efektif jika kita memberikan pesan secara tidak langsung. Penghargaan juga akan memicu orang-orang untuk melakukan yang terbaik. Sebaiknya penghargaan bukan untuk mereka yang paling di dalam bidangnya melainkan berikan target dan berikan penghargaan buat mereka yang melampui target yang ada. Penghargaan juga berfungsi untuk memperlihatkan bahwa kita sebagai atasan menghargai kinerja mereka yang sesuai dengan aturan yang berlaku.


sumber:

·h1. http://politikuskantor.blogspot.com/2010/12/pentingnya-hukum-dan-penghargaan.html

· h2. http://id.wikipedia.org/wiki/Penghargaan

· h3. http://feardao.blogspot.com/

h44. http://id.wikipedia.org/wiki/Hukuman


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS